Dengandukungan penuh dari Dansat Brimob Polda Riau, Kombes. Pol. Ronny Lumban Gaol, S.I.K., Bripda Muhammad Duski Mubaraq kini fokus berlatih untuk mengasah kemampuan beladirinya agar bisa terus mengukir prestasi. Dansat Brimob Polda Riau menyampaikan, Bripda Muhammad Duski Mubaraq merupakan lulusan SPN Polda Riau. Tasikmalaya Kasat Binmas Polres Tasikmalaya Kota Polda Jabar IPTU Dede Tarman memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada siswa siswi baru SMAN 2 Kota Tasikmalaya di Bumi Perkemahan Kiarajangkung Kecamatan Sukahening Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (04/08/22) "Kami berikan penyuluhan dengan materi kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta mengajak untuk mentaati DirBinmas Polda Jabar Menyampaikan Agar Masyarakat Bijak Gunakan Medsos Serta Tidak Terbawa Hal Negatif DitBinmas Polda Kalsel Gelar Bhakti Sosial dan Penyuluhan "Gerakan Sayang Ibu" Mancing dan Gubyag Balong Perangkat Daerah Pemkab Purwakarta Kepulangan Jamaah Haji Bone Tahun 2022 di Sambut Haru, Begini Pesan Kapolres Bone. Pemkab Nunukan Dukung Sepenuhnya Ditjen Politik PUM Mendagri Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih Kandang Beserta Ribuan Ayam Didalamnya Terbakar InvestigasiBhayangkara Indonesia| Serang- Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Banten Kombes Pol Suhermanto menghadiri kegiatan pembukaan musyawarah daerah ke 1 gerakan nasional CIAMIS-Guna mempererat hubungan silaturahmi sekaligus menjaga ukhuwah islamiah antara ulama dengan pemerintah Dir Binmas Polda Jabar Kombes Pol. Badya . - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Selatan, Kombes I Komang Suartana, menjelaskan bahwa temuan sebuah ruangan di Universitas Negeri Makassar UNM di Parangtambung Makassar, Sulsel, yang diduga sebagai bunker penyimpanan narkoba sebenarnya hanyalah sebuah kotak penyimpanan atau safety box yang ditanam di ruangan tersebut. "Sekadar penjelasan, itu bukanlah bunker, melainkan hanya istilah yang digunakan. Itu sebenarnya safety box yang ditanam," kata Kombes Pol I Komang pada Sabtu 10/6/2023 kemarin. Saat ditanya apakah benar Tim Direktorat Reserse Narkoba Ditresnarkoba Polda Sulawesi Selatan telah menyegel salah satu ruangan di kampus setempat dengan garis polisi dan apa saja barang yang diamankan, Kombes Pol I Komang menyatakan bahwa dia belum menerima informasi terkait hal tersebut. "Saya belum mendapatkan informasi. Masih sedang dicek oleh Pak Dir Narkoba," ujar Kombes Pol I Komang, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Humas Nusa Tenggara Barat. Baca Juga Sindikat Jaringan Internasional Selundupkan 132 Kg Sabu dari Pantai Barat Sibolga ke Medan, Polisi Ini Cara Baru Namun, tim Ditresnarkoba telah mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba dan masih ada dugaan keterkaitan dengan penemuan lokasi penyimpanan narkoba di kampus tersebut. "Untuk sementara, ada lima orang yang diamankan. Namun, itu terkait dengan perkembangan kasus narkoba yang terjadi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin," kata Kombes Pol I Komang, dikutip dari Antara. Secara terpisah, Kapolsek Tamalate, AKP Aris Sumarsono, mengonfirmasi adanya penyegelan dengan garis polisi di kampus UNM Parangtambung. Namun, dia tidak mengetahui kegiatan apa yang dilakukan oleh tim Ditresnarkoba Polda Sulsel. "Silakan konfirmasi ke Polda, karena itu merupakan wilayah Polda Sulsel. Ketika saya tiba di sana, penyegelan tersebut sudah selesai. Saya hanya bertemu dengan satpam. Saya menyampaikan informasi kepada Binmas, dan ada juga anggota dari Polda. Itulah sebabnya kami menyediakan fasilitas," ujar AKP Aris Sumarsono . Sebelumnya, Ditresnarkoba Polda Sulsel mengungkapkan adanya temuan ruangan yang diduga sebagai bunker penyimpanan narkoba di salah satu kampus terkenal di Kota Makassar. Baca Juga Daftar Negara yang Melegalkan Ganja, Ada Jerman Hingga Israel "Bunker tersebut berisi brankas untuk menyimpan barang bukti dan melakukan transaksi narkoba. Pengakuan terakhir dari pelaku menunjukkan bahwa sudah ada tiga kilogram narkoba yang disimpan di sana dan telah beredar cukup lama," ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Dodi Rahmawan, saat merilis kasus tersebut beserta tersangkanya di Mapolda Sulsel, Makassar, pada Kamis 8/6/2023 lalu. , Bandung – Telah dilaksanakan kegiatan Talk Show Direktorat Binmas Polda Jabar dengan tema waspada penipuan bermodus investasi, bertempat di lantai 2 Metro Indah Mall Bandung, Jum’at 15/4/2022.Hadir pada kegiatan tersebut Dir Binmas Polda Jabar, Kanit Perbankan Dit Reskrimsus Polda Jabar, Komite tetap perpajakan Kadin Jabar, Kepala Sub Bagian edukasi dan perlindungan konsumen OJK Jabar dan masyarakat Binmas Polda Jabar Kombes Pol. Idil Tabransyah mengatakan bahwa investasi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah dari suatu dana atau uang yang dimiliki seorang investor ke suatu bidang usaha atau bisnis yang dijalankan oleh penawar atau investasi dengan menanamkan dana yang dimilikinya ke sebuah bidang usaha atau investor berhak atas sejumlah laba yang telah ditentukan dalam suatu perjanjian, sedangkan dari sisi pelaku bisnis baik berupa perusahaan ataupun perorangan dana dari para investor sangat berguna sebagai sumber pembiayaan eksternal yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan orang yang menginvestasikan uangnya yang berasal dari kalangan sedemikian banyak orang yang menginvestasikan uangnya, beragam pula tujuan mereka berinvestasi, dengan tujuan utama ingin meraih keuntungan atau paling tidak mempertahankan kekayaan kepada pelaku bisnis , baik perorangan maupun Binmas menuturkan tidak semuanya dapat mencapai tujuan tersebut, banyak dari mereka yang tidak memperoleh keuntungan tetapi malah menjadi korban penipuan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggung penipuan berkedok investasi terus terjadi berulang, bahkan semakin lama semakin banyak dengan modus – modus yang semakin canggih.“Adanya tindak pidana penipuan berkedok investasi melalui sistem online merupakan fenomena sosial yang seperti gunung es dimana kasus yang dilaporkan kepada Polisi lebih sedikit dibanding kejahatan yang ada.” ujar Dir Binmas Polda JabarBerdasarkan Pasal 13 UU Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menetapkan tugas – tugas yang diemban Polisi berupa memelihara Kamtibmas, menegakan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat maka kejahatan penipuan betkedok investasi melalui sistem online dapat ditanggulangi, diminimalisir bahkan diberantas. ***Deri Acong Kota Sukabumi - Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Jabar, AKBP Mohammad Rois saat melakukan kunjungan dan penilaian Pos Satkamling di RW6, Kelurahan Gedongpanjang, Jumat 19/5/23. Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Jabar, AKBP Mohammad Rois melakukan kunjungan dan penilaian Pos Satuan Keamanan Lingkungan Satkamling di RW6, Kelurahan Gedongpanjang yang ditunjuk Polres Sukabumi Kota untuk mengikuti perlombaan tingkat Polda kegiatan tersebut, Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Jabar AKBP Mohammad Rois beserta team didampingi Kapolsek Citamiang Akp Arif Saptaraharja, Kasat Binmas Polres Sukabumi Kota AKP Enita Dwi Cahyawaty, Danramil Citamiang, Forkopincam Citamiang, Pemerintahan Kelurahan Gedongpanjang, Lurah Gedongpanjang, Ketua RW6, tokoh masyarat, Karang Taruna Gedongpanjang dan Linmas. "Saat ini, saya melaksanakan kegiatan penilaian Satkamling untuk bersilaturahmi dengan masyarakat serta melihat sejauh mana Pos Satkamling telah dibentuk," ungkap Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Jabar AKBP Mohammad Rois kepada wartawan, Jumat 19/5/23.Lanjut Rois, dalam Perpol nomor 4 tahun 2020 Tentang Pengamanan Swakarsa Satkamling adalah merupakan salah satu bagian dari Pam Swakarsa yang menyelenggarakan fungsi kepolisian terbatas. Dengan terbentuknya Satkamling ini, bisa menjadi kepanjangan tangan kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban lingkungan Kamtibmas. "Keberadaan Satkamling ini tentu saja membutuhkan legalitas dimana penunjukan personil maupun yang mengawakinya sesuai Perpol nomor 4 tahun 2020," ujarnya. Adapun, penilai menjelaskan aspek yang dinilai dalam kegiatan tersebut misalnya saja, kebersihan, mencakup dari kebersihan lingkungan maupun area Pos Kamling. "Bentuk Pos kamling mencakup dari bentuk bangunan peralatan serta sarana pendukung, administrasi Satkamling dan kelengkapan fasilitas petugas," itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek Citamiang AKP Arif Saptaraharja mengatakan, kegiatan tersebut selain dilombakan juga menjadi hal penting dalam pelaksanaan tugas keamanan lingkungan secara aktif ronda malam, patroli lingkungan dan upaya kontrol dari pembina. "Ya, keberadaan Pos Satkamling ini sangat penting, selain dilombakan juga dapat mendukung dalam menciptakan kondusifitas lingkungn," bebernya. Sebab itu, Arif mengajak, warga untuk dapat memanfaatkan Pos Satkamling dengan baik khususnya dalam menjaga keamanan. Dalam hal ini, peran warga sangat diharapkan. "Kegiatan ini sebagai bentuk meningkatkan silaturahmi TNI dan Polri dengan masyarakat, Sinergitas TNI dan Polri dengan masyarakat yang sudah terjalin baik ini kami harap terus ditingkatkan dalam menajaga Harkamtibmas yang kondusif," Agus salim Tim PWDPI Sukabumi BerandaKapolres Majalengka Sambut Tim Dir Binmas Polda Jabar di Polres Majalengka - Rabu, Mei 10, 2023 Majalengka AKBP Indra Novianto, menyambut langsung Tim Dir Binmas Polda Jabar di Polres Majalengka, Pada Rabu 10/5/2023.Tim Dir Binmas Polda Jabar yang dipimpin oleh Kasubdit Bhabinkamtibmas Dit Binmas Polda Jabar AKBP Wawan Hermansyah, didampingi Kasi Latpuan Subdit Bhabinkamtibmas Kompol Delita Sonta Flora, bersama dikonfirmasi, Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto, mengatakan, Ya hari ini Kami menerima kunjungan dari Tim Dir Binmas Polda Jabar di Polres Majalengka ini dalam rangka untuk Peningkatan Kemampuan Bhabinkamtibmas.“Peningkatan Kemampuan Bhabinkamtibmas ini dengan tema Bhabinkamtibmas Sebagai Basis Deteksi Harkamtibmas Dalam Rangka Menjelang Pemilu Tahun 2024 dengan diikuti Personil Bhabinkamtibmas Polres Majalengka dan Polres Majalengka”tutur AKBP Indra Novianto, Home Jawa Barat Sabtu, 16 April 2022 - 1301 WIBloading... Polda Jabar mengimbau warga mewaspadai praktik penipuan berkedok investasi menyusul semakin canggihnya modus yang digunakan para pelakunya. Foto/Ilustrasi/Dok A A A BANDUNG - Polda Jawa Barat mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai praktik investasi menyusul maraknya kasus penipuan berkedok Binmas Polda Jabar, Kombes Pol Idil Tabransyah mengatakan, selain marak, modus yang digunakan para pelaku penipuan berkedok investasi pun semakin canggih. Hal itu diungkapkan Idil dalam Talk Show Direktorat Binmas Polda Jabar bertema "Waspada Penipuan Bemodus Investasi" di Lantai 2 Metro Indah Mall, Kota Bandung Bandung, Jumat 15 April 2022 malam. "Kasus penipuan berkedok investasi terus terjadi berulang, bahkan semakin lama semakin banyak dengan modus-modus yang semakin canggih," ungkapnya. Baca juga Pertahankan Keperawanan Saat Hendak Diperkosa, Perempuan di Sukabumi Luka Parah Kena TusukBahkan, lanjut Idil, kasus penipuan berkedok investasi saat ini layaknya fenomena gunung es. Menurutnya, kasus yang dilaporkan kepada pihak kepolisian lebih sedikit dibandingnya fakta sebenarnya. "Adanya tindak pidana penipuan berkedok investasi melalui sistem online merupakan fenomena sosial yang seperti gunung es dimana kasus yang dilaporkan kepada 0olisi lebih sedikit dibanding kejahatan yang ada," bebernya. Lebih lanjut Idil menjelaskan bahwa investasi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah dari suatu dana atau uang yang dimiliki seorang investor ke suatu bidang usaha atau bisnis yang dijalankan oleh penawar atau investasi dengan menanamkan dana yang dimilikinya ke sebuah bidang usaha atau seorang investor berhak atas sejumlah laba yang telah ditentukan dalam suatu perjanjian, sedangkan dari sisi pelaku bisnis baik berupa perusahaan ataupun perorangan dana dari para investor sangat berguna sebagai sumber pembiayaan eksternal yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan orang yang menginvestasikan uangnya yang berasal dari kalangan dari sedemikian banyak orang yang menginvestasikan uangnya, beragam pula tujuan mereka berinvestasi dengan tujuan utama ingin meraih keuntungan atau paling tidak mempertahankan kekayaan kepada pelaku bisnis, baik perorangan maupun perusahaan. polda jabar penipuan investasi bodong Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkini More 1 jam yang lalu 2 jam yang lalu 3 jam yang lalu 3 jam yang lalu 3 jam yang lalu 3 jam yang lalu

dir binmas polda jabar